Pada postingan kali ini saya akan membahas komponen-komponen dasar mesin khuusnya pada kendaraan mobil,
KONSTRUKSI MESIN
Konstruksi mesin mobil secara garis
besar dibagi dalam dua bagian utama, yaitu :
- Komponen yang tidak dapat bergerak. Seperti :
a.
Kepala
silinder (Cylinder head)
b.
Blok
silinder (Cylinder block)
c.
Bak
oli (Carter)
- Komponen yang dapat bergerak, seperti :
a.
Torak
/seher (Piston) dan kelengkapanya
b.
Poros
engkol (crank shaft)
c.
Poros
bubungan (cam shaft)
d.
Mekanisme
katup (valve mecanisme)
e.
Gigi
timing (Timing gear)
f.
Roda
penerus (Fly wheel
KONSTRUKSI MESIN
A. Konstruksi
Kepala silinder
Nama-nama komponen :
1.
Cylinder
head cover
2.
Gasket
3.
Camshaft
sprocket
4.
Camshaft
5.
Seal
6.
Cylinder
head
7.
Spark
plug
8.
Collets
9.
Retainer
|
10. Valve spring
11. Spring seat
12. Valve seal
13. Exhaust valve
14. Intake valve
15. Coolant outlet
16. Camshaft bearing
17. Rocker assembly
|
Nama-nama komponen :
1.
Intake valve
2.
Valve spring retainer lock
3.
Oil seal
4. Spark
plug
5. Adjusting
shim
6. Valve
lifter
7. Valve
spring
8. Valve
guide
9. Intake
manifold
10. Exhaust
manifold
11. Combustion
chamber
12. Gasket
13. Water
jacket
14. Exhaust
valve
Nama-nama komponen
1.
Rocker arm
2.
Valve spring
3.
Valve
4.
Push rod
5.
Valve lifter
6. Camshaft
B. Konstruksi Blok Mesin
Nama-nama komponen
1. Ring
piston
2. Piston
& piston pin
3. Engine
block
4. Camshaft
5. Camshaft
gear / camshaft sprocket
6. Timing
chain
7. Camshaft
bushing
8. Crankshaft
9. Crankshaft
gear
10. Main
bearing
11. Connecting
rod bearing
12. 1st
Main bearing cap
C. Piston dan kelengkapanya
|
13. Connecting
rod cap
14. Nut
15. Main
bearing cap
16. 5th
main bearing cap
17. Thrust
washer / thrust bearing
18. Pilot
bearing
19. Cooling
driened plug
20. Cooling
driened plug
21. Main
bearing
22. Bolt
23. Connecting
rod
24. Lock
pin
|
Nama-nama
komponen
1.
Piston ring
2.
Piston
3.
Small end
4.
Piston pin
5.
Connecting rod
6.
Connecting rod bearing
7.
Connecting rod journal
8. Connecting
rod cap
D. Poros Engkol (crankshaft)
Fungsi Komponen-komponen Mesin
1. Blok Silinder (Cylinder Block)
Fungsi
: Sebagai tempat untuk menghasilkan energi panas dari proses
pembakaran
2. Torak (Piston)
Fungsi
: memindahkan tenaga
yang diperoleh dari pembakaran ke poros engkol (crank shaft) melalui batang
piston (connecting rod)
3. Cincin Torak (Ring Piston)
Fungsi : -
Mencegah kebocoran gas saat langkah kompressi dan usaha
- Mencegah
oli masuk keruang bakar
-
Memindahkan panas dari piston ke dinding silinder
4. Batang Torak (Connecting Rod)
Fungsi :
Menerima tenaga dari piston yang diperoleh dari pembakaran dan
meneruskannya ke poros engkol (crank shaft)
5. Poros Engkol (Crankshaft)
Fungsi :
Merubah gerak turun naik piston menjadi gerak putar yang akhirnya
menggerakkan roda-roda
6. Bantalan (Bearing)
Fungsi : Mencegah keausan dan mengurangi gesekan
pada poros engkol (crank shaft)
7. Roda Penerus (Flywheel)
Fungsi :
Menyimpan tenaga putar (inertia) yang dihasilkan pada langkah usaha, agar poros
engkol (crank shaft) tetap berputar terus pada langkah lain nya
8. Katup (Valve)
Fungsi :
Membuka dan menutup saluran masuk dan saluran buang
9. Pegas Katup (Valve Spring)
Fungsi : Mengembalikan katup pada kedudukan/posisi
semula
10. Tuas Katup (Rocker arm)
Fungsi
: Menekan katup-katup sehingga dapat
membuka
11. Batang penumbuk (Push rod)
Fungsi :
Meneruskan gerak lifter ke rocker arm
12. Penumbuk katup (Valve Lifter)
Fungsi
: Memindahkan gerak cam shaft ke
rocker arm melalui push rod
13. Poros Bubungan (Camshaft)
Fungsi :
Membuka dan menutup katup sesuai timming yang ditentukan
14. Karter (Oil Pan)
Fungsi :
Menampung oli untuk pelumasan
15. Piston Pin
Fungsi : Menghubungkan
piston dengan connecting rod melalui lubang bushing
16. Bantalan Luncur Aksial (Thrust Washer)
Fungsi :
Menahan poros engkol (crank shaft) agar tidak bergerak maju-mundur
17. Timing Chain / Timing Belt
Fungsi
: Menghubungkan gerakan putar
poros engkol (crank shaft) ke poros cam shaft
18. Kepala Silinder (Cylinder Head)
Fungsi :
Menempatkan mekanisme katup, ruang bakar dan juga sebagai tutup silinder
19. Dudukan Katup (Valve Seat).
Fungsi :
Merapatkan (mencegah kebocoran) pada saat katup menutup
ISTILAH-ISTILAH OTOMOTIF
1.
Compression Ratio
: Jumlah
volume ruang bakar dan volume silinder dibagi dengan volume ruang bakar
2. Top Dead Center (TDC) / TMA : Posisi
paling atas piston ketika bergerak naik
3. Combustion Chamber : Ruang bakar
4. Bore : Diameter silinder
5. Displacement : Volume total
silinder
6. Bottom
Dead Center (BDC) : Posisi paling
bawah piston ketika bergerak turun
7. In Line engine : Silinder
disusun dalam satu garis
8. V type Engine : Silinder
disusun dalam dua garis yang membentuk sudut “V”
9. Boxer type engine : Silinder
disusun dalam dua garis mendatar yang berlawanan arah
10. OHV
: Over head Valve
11. OHC
: Over head Cam shaft
12.
SOHC : Single over head Cam shaft
13. DOHC
: Doble over head Cam shaft
14. Vanos
: Variabel Nokkenwelle steurung
15. Four Valve Technologi :
Mekanisme katup menggunakan multi valve (4 valve)
16. Four Wheel Drive (4WD) : Kendaraan
yang ke empat rodanya dapat digunakan sebagai tenaga penggerak
- API (American Petroleum- Institute) : Standard yang menentukan kwalitas oli
- SAE (Society of Automotive-- Engineers) : Angka indek yang menunjukan keken talan oli
- CBU : Completely Built Up
- CKD : Completely Knock Down
- CO : Carbon Monoksida
- l : Lambda
- HC : Hidro Carbon
- DOT : Departement of transportation
- Four Wheel Steering (4WS) : sistem kemudi yang ke-4 rodanya dapat berbelok.
- Angka Octane : Angka yang menunjukan kemampuan bertahan bahan bakar bensin terhadap Knocking
- Knocking : Waktu pembakaran tertunda yang panjang, dan tekanan kompresi tinggi sekali yang mengakibatkan putaran mesin kasar
- Angka Cetane : Angka yang mengontrol bahan bakar solar dalam kemampuan pencegah terjadinya knocking
- RHD : Right Hand Drive, kemudi terletak di sebelah kanan.
- RON : Research Octane Number, cara untuk mengetahui angka oktan.
Demikianlah secara garis besar komponen-komponen mesin
mobil, semoga dapat bermanfaat.
Mesin kendaraan
bermotor secara garis besar dapat diklasifikasikan menjadi dua macam
(memang sekarang ada mesin pake motor listrik tapi belum akan dibahas
disini). Yaitu mesin 4 tak atau disebut 4 langkah atau 4 stroke dan
mesin 2 tak atau mesin 2 langkah atau mesin 2 stroke. Yang akan dibahas
disini cuman mesin2 berbahan bakar minyak alias BBM mohon maklum. Nah
sebelum belajar cara kerjanya, alangkah baiknya kalo mengenal dulu
bagian2 mesin (alon2 waton kelakon). Kiye tiliki bae gambare:
Gambar 1. Penampang mesin tegak 4 tak SOHC
Itu gambar berdasarkan istilah orang2 bule, nek diterjemahin ke bahasa
Indonesa, lain lagi, tar di masing2 daerah bisa lain lagi namanya. Ini
istilah umum di Indonesia aja, sekalian fungsinya:
A. Katup atau klep masuk/hisap. Itu ada per dan pelatuknya (rocker arm).
Buat ngatur buka tutupnya saluran hisap (C). Pelatuk bwt menekan katup
supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal.
B. Penutup klep ya bisa juga disebut engine cover atau penutup mesin
biar rapi lah.
C. Saluran hisap.
Ini saluran untuk memasukkan campuran udara dan bahan bakar. Waktunya
diatur oleh klep masukan pada butir A. (KAYA UUD AJA)
D. Blok silinder ya blok silinder.
E. Pendingin silinder, bisa cairan (radiator) atau kisi2 (sirip2).
Asalkan Anda tau, mesin itu suangat puwanas karena di dalamnya memang
dilakukan pembakaran BBM untuk menghasilkan daya, semakin panas,
efisiensi mesin akan turun dan membuat komponen mesin melar, jadi nggak
presisi dan nek overheat jg bs merusak mesin. So wajib dikasih pendingin
dah tuh mesin.
F. Blok mesin ya blok mesin.
G. Wadah oli.
Jadi klo kita nuang oli dari lubang masukan oli mesin, ditampungnya di
sini.
H. Genangan oli.
Genangannya tergantung seberapa banyak kita nuang oli ke mesin bisa
800mL , 1L, 4L dLL
I. As/poros kam atau noken as kata orang2 bengkel.
Ini buat ngatur timming si klep masuk(A) dan klep buang(J), kapan mereka
harus membuka atau menutub. Pada mesin ada dua macem camshaft, yaitu:
SOHC (single overhead camshaft) jadi camshaft cuman atu aja di dalem
mesin dan tongolannya (dalam 1 silinder, rocker arm yang terpasang di
camshaft ada dua, buat melatuk klep masuk dan buang) SOHC kaya terlihat
di gambar 1.
DOHC (dual apa dobel,lupa overhead camshaft) nah ini berarti ada dua
batang camshaft di dalem mesin (masing2 camshaft cuman mengurusi 1 klep
aja, klep masuk atau buang, jadi tongolan (dalam 1 silinder , rocker arm
nya tetep dua, tapi satu nempel di camshaft yang ngurusin klep masuk,
satu lagi nempel di camshaft yang ngurusin klep buang). Contoh mesin
DOHC di gambar no 2 di bawah ntar.
Ni ada animasi camshaft yang sedang berputar menggerakkan rocker arm dan
rocker arm tersebut memicu katup in dan out supaya membuka dan menutup.
J. Katup atau klep buang atau keluar. Itu ada per dan pelatuknya (rocker
arm) juga.
Buat ngatur buka tutupnya saluran buang (L). Pelatuk bwt menekan katup
supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal.
K. Busi, buat memercikkan atau menghasilkan api supaya campuran udara
dan BBM terbakar, meledak dan mendorong piston untuk melakukan langkah
usaha.
L. Saluran buang.
Ini saluran untuk “NGELUARIN” (knapa harus tanda kutip?):p hasil
pembakaran campuran udara dan bahan bakar tadi. Waktunya diatur oleh
klep keluaran pada butir J. (KAYA UUD LAGI)
M. Piston atau orang nyebut seher, seker torak semua sama, padha bae
sami mawon.
Fungsinya untuk…
mmmmm…
aduhhh…
apa yaa…
keringat dingin…
dag,,
dig,,
dug,,
DHUWAR!!!
YaK benul!
Fungsinya ya untuk membuat gerakan naik turun (hush jgn ngeres!).
Nek turun membuat silinder vakum, jadi campuran udara dan BBM masuk ke
silinder lewat saluran hisap (tentu disertai pembukaan klep masuk dan si
klep buang ditutup. Ini disebut langkah hisap.
Trus piston naik lagi menekan campuran udara dan BBM tadi, tekanannya
jadi sangat tinggi dan sangat mudah terbakar… Ini disebut langkah
kompresi, kedua klep kondisinya menutup kedua saluran.
Trus saatnya pembakaran, kedua klep kondisinya masih menutup kedua
saluran. Dan sekarang saatnya busi meletikkan api dan… dhuwar… piston
tertekan ke bawah lagi sekaligus melakukan usaha, makanya ini disebut
langkah usaha.
Trus gerakan terakhir piston naik lagi, sisa2 pembakaran didorong keluar
melalui saluran buang, otomatis klep buang terbuka dan klep masuk
ditutup. Ini disebut langkah buang.
La trus silinder tu sbnrnya apaan? Silinder ya ruangan jalur naik
turunnya piston. Ruangan vakum di atas piston, (ketika piston sedang
turun) sering disebut ruang bakar. Ruang bakar juga merupakan bagian
dari silinder.
N. Stang seher begitu orang bengkel sering bilang. Ini gunanya
untuk,,,aduhh,,, :p
Buat meneruskan gerakan linier dari piston (naik turun) supaya bisa jadi
gerakan memutar di crankshaft (P).
O. Titik pertemuan antara stang seher dengan crankpin bagian dari
crankshaft atau kruk as.
P. Kruk as ini buat nerusin gerakan dari piston, kruk as itu panjang.
Disepanjang kruk as terpasang crankpin (hubungan dg stang seher) dan ada
juga flywheel atau roda gila, dia berfungsi mengisi daya ketika piston
sedang enggak melakukan langkah usaha. Berarti yang mengisi daya ketika
langkah hisap,buang maupun kompresi adalah si flywheel ini.
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Mesin kendaraan
bermotor secara garis besar dapat diklasifikasikan menjadi dua macam
(memang sekarang ada mesin pake motor listrik tapi belum akan dibahas
disini). Yaitu mesin 4 tak atau disebut 4 langkah atau 4 stroke dan
mesin 2 tak atau mesin 2 langkah atau mesin 2 stroke. Yang akan dibahas
disini cuman mesin2 berbahan bakar minyak alias BBM mohon maklum. Nah
sebelum belajar cara kerjanya, alangkah baiknya kalo mengenal dulu
bagian2 mesin (alon2 waton kelakon). Kiye tiliki bae gambare:
Gambar 1. Penampang mesin tegak 4 tak SOHC
Itu gambar berdasarkan istilah orang2 bule, nek diterjemahin ke bahasa
Indonesa, lain lagi, tar di masing2 daerah bisa lain lagi namanya. Ini
istilah umum di Indonesia aja, sekalian fungsinya:
A. Katup atau klep masuk/hisap. Itu ada per dan pelatuknya (rocker arm).
Buat ngatur buka tutupnya saluran hisap (C). Pelatuk bwt menekan katup
supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal.
B. Penutup klep ya bisa juga disebut engine cover atau penutup mesin
biar rapi lah.
C. Saluran hisap.
Ini saluran untuk memasukkan campuran udara dan bahan bakar. Waktunya
diatur oleh klep masukan pada butir A. (KAYA UUD AJA)
D. Blok silinder ya blok silinder.
E. Pendingin silinder, bisa cairan (radiator) atau kisi2 (sirip2).
Asalkan Anda tau, mesin itu suangat puwanas karena di dalamnya memang
dilakukan pembakaran BBM untuk menghasilkan daya, semakin panas,
efisiensi mesin akan turun dan membuat komponen mesin melar, jadi nggak
presisi dan nek overheat jg bs merusak mesin. So wajib dikasih pendingin
dah tuh mesin.
F. Blok mesin ya blok mesin.
G. Wadah oli.
Jadi klo kita nuang oli dari lubang masukan oli mesin, ditampungnya di
sini.
H. Genangan oli.
Genangannya tergantung seberapa banyak kita nuang oli ke mesin bisa
800mL , 1L, 4L dLL
I. As/poros kam atau noken as kata orang2 bengkel.
Ini buat ngatur timming si klep masuk(A) dan klep buang(J), kapan mereka
harus membuka atau menutub. Pada mesin ada dua macem camshaft, yaitu:
SOHC (single overhead camshaft) jadi camshaft cuman atu aja di dalem
mesin dan tongolannya (dalam 1 silinder, rocker arm yang terpasang di
camshaft ada dua, buat melatuk klep masuk dan buang) SOHC kaya terlihat
di gambar 1.
DOHC (dual apa dobel,lupa overhead camshaft) nah ini berarti ada dua
batang camshaft di dalem mesin (masing2 camshaft cuman mengurusi 1 klep
aja, klep masuk atau buang, jadi tongolan (dalam 1 silinder , rocker arm
nya tetep dua, tapi satu nempel di camshaft yang ngurusin klep masuk,
satu lagi nempel di camshaft yang ngurusin klep buang). Contoh mesin
DOHC di gambar no 2 di bawah ntar.
Ni ada animasi camshaft yang sedang berputar menggerakkan rocker arm dan
rocker arm tersebut memicu katup in dan out supaya membuka dan menutup.
J. Katup atau klep buang atau keluar. Itu ada per dan pelatuknya (rocker
arm) juga.
Buat ngatur buka tutupnya saluran buang (L). Pelatuk bwt menekan katup
supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal.
K. Busi, buat memercikkan atau menghasilkan api supaya campuran udara
dan BBM terbakar, meledak dan mendorong piston untuk melakukan langkah
usaha.
L. Saluran buang.
Ini saluran untuk “NGELUARIN” (knapa harus tanda kutip?):p hasil
pembakaran campuran udara dan bahan bakar tadi. Waktunya diatur oleh
klep keluaran pada butir J. (KAYA UUD LAGI)
M. Piston atau orang nyebut seher, seker torak semua sama, padha bae
sami mawon.
Fungsinya untuk…
mmmmm…
aduhhh…
apa yaa…
keringat dingin…
dag,,
dig,,
dug,,
DHUWAR!!!
YaK benul!
Fungsinya ya untuk membuat gerakan naik turun (hush jgn ngeres!).
Nek turun membuat silinder vakum, jadi campuran udara dan BBM masuk ke
silinder lewat saluran hisap (tentu disertai pembukaan klep masuk dan si
klep buang ditutup. Ini disebut langkah hisap.
Trus piston naik lagi menekan campuran udara dan BBM tadi, tekanannya
jadi sangat tinggi dan sangat mudah terbakar… Ini disebut langkah
kompresi, kedua klep kondisinya menutup kedua saluran.
Trus saatnya pembakaran, kedua klep kondisinya masih menutup kedua
saluran. Dan sekarang saatnya busi meletikkan api dan… dhuwar… piston
tertekan ke bawah lagi sekaligus melakukan usaha, makanya ini disebut
langkah usaha.
Trus gerakan terakhir piston naik lagi, sisa2 pembakaran didorong keluar
melalui saluran buang, otomatis klep buang terbuka dan klep masuk
ditutup. Ini disebut langkah buang.
La trus silinder tu sbnrnya apaan? Silinder ya ruangan jalur naik
turunnya piston. Ruangan vakum di atas piston, (ketika piston sedang
turun) sering disebut ruang bakar. Ruang bakar juga merupakan bagian
dari silinder.
N. Stang seher begitu orang bengkel sering bilang. Ini gunanya
untuk,,,aduhh,,, :p
Buat meneruskan gerakan linier dari piston (naik turun) supaya bisa jadi
gerakan memutar di crankshaft (P).
O. Titik pertemuan antara stang seher dengan crankpin bagian dari
crankshaft atau kruk as.
P. Kruk as ini buat nerusin gerakan dari piston, kruk as itu panjang.
Disepanjang kruk as terpasang crankpin (hubungan dg stang seher) dan ada
juga flywheel atau roda gila, dia berfungsi mengisi daya ketika piston
sedang enggak melakukan langkah usaha. Berarti yang mengisi daya ketika
langkah hisap,buang maupun kompresi adalah si flywheel ini.
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Mesin kendaraan
bermotor secara garis besar dapat diklasifikasikan menjadi dua macam
(memang sekarang ada mesin pake motor listrik tapi belum akan dibahas
disini). Yaitu mesin 4 tak atau disebut 4 langkah atau 4 stroke dan
mesin 2 tak atau mesin 2 langkah atau mesin 2 stroke. Yang akan dibahas
disini cuman mesin2 berbahan bakar minyak alias BBM mohon maklum. Nah
sebelum belajar cara kerjanya, alangkah baiknya kalo mengenal dulu
bagian2 mesin (alon2 waton kelakon). Kiye tiliki bae gambare:
Gambar 1. Penampang mesin tegak 4 tak SOHC
Itu gambar berdasarkan istilah orang2 bule, nek diterjemahin ke bahasa
Indonesa, lain lagi, tar di masing2 daerah bisa lain lagi namanya. Ini
istilah umum di Indonesia aja, sekalian fungsinya:
A. Katup atau klep masuk/hisap. Itu ada per dan pelatuknya (rocker arm).
Buat ngatur buka tutupnya saluran hisap (C). Pelatuk bwt menekan katup
supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal.
B. Penutup klep ya bisa juga disebut engine cover atau penutup mesin
biar rapi lah.
C. Saluran hisap.
Ini saluran untuk memasukkan campuran udara dan bahan bakar. Waktunya
diatur oleh klep masukan pada butir A. (KAYA UUD AJA)
D. Blok silinder ya blok silinder.
E. Pendingin silinder, bisa cairan (radiator) atau kisi2 (sirip2).
Asalkan Anda tau, mesin itu suangat puwanas karena di dalamnya memang
dilakukan pembakaran BBM untuk menghasilkan daya, semakin panas,
efisiensi mesin akan turun dan membuat komponen mesin melar, jadi nggak
presisi dan nek overheat jg bs merusak mesin. So wajib dikasih pendingin
dah tuh mesin.
F. Blok mesin ya blok mesin.
G. Wadah oli.
Jadi klo kita nuang oli dari lubang masukan oli mesin, ditampungnya di
sini.
H. Genangan oli.
Genangannya tergantung seberapa banyak kita nuang oli ke mesin bisa
800mL , 1L, 4L dLL
I. As/poros kam atau noken as kata orang2 bengkel.
Ini buat ngatur timming si klep masuk(A) dan klep buang(J), kapan mereka
harus membuka atau menutub. Pada mesin ada dua macem camshaft, yaitu:
SOHC (single overhead camshaft) jadi camshaft cuman atu aja di dalem
mesin dan tongolannya (dalam 1 silinder, rocker arm yang terpasang di
camshaft ada dua, buat melatuk klep masuk dan buang) SOHC kaya terlihat
di gambar 1.
DOHC (dual apa dobel,lupa overhead camshaft) nah ini berarti ada dua
batang camshaft di dalem mesin (masing2 camshaft cuman mengurusi 1 klep
aja, klep masuk atau buang, jadi tongolan (dalam 1 silinder , rocker arm
nya tetep dua, tapi satu nempel di camshaft yang ngurusin klep masuk,
satu lagi nempel di camshaft yang ngurusin klep buang). Contoh mesin
DOHC di gambar no 2 di bawah ntar.
Ni ada animasi camshaft yang sedang berputar menggerakkan rocker arm dan
rocker arm tersebut memicu katup in dan out supaya membuka dan menutup.
J. Katup atau klep buang atau keluar. Itu ada per dan pelatuknya (rocker
arm) juga.
Buat ngatur buka tutupnya saluran buang (L). Pelatuk bwt menekan katup
supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal.
K. Busi, buat memercikkan atau menghasilkan api supaya campuran udara
dan BBM terbakar, meledak dan mendorong piston untuk melakukan langkah
usaha.
L. Saluran buang.
Ini saluran untuk “NGELUARIN” (knapa harus tanda kutip?):p hasil
pembakaran campuran udara dan bahan bakar tadi. Waktunya diatur oleh
klep keluaran pada butir J. (KAYA UUD LAGI)
M. Piston atau orang nyebut seher, seker torak semua sama, padha bae
sami mawon.
Fungsinya untuk…
mmmmm…
aduhhh…
apa yaa…
keringat dingin…
dag,,
dig,,
dug,,
DHUWAR!!!
YaK benul!
Fungsinya ya untuk membuat gerakan naik turun (hush jgn ngeres!).
Nek turun membuat silinder vakum, jadi campuran udara dan BBM masuk ke
silinder lewat saluran hisap (tentu disertai pembukaan klep masuk dan si
klep buang ditutup. Ini disebut langkah hisap.
Trus piston naik lagi menekan campuran udara dan BBM tadi, tekanannya
jadi sangat tinggi dan sangat mudah terbakar… Ini disebut langkah
kompresi, kedua klep kondisinya menutup kedua saluran.
Trus saatnya pembakaran, kedua klep kondisinya masih menutup kedua
saluran. Dan sekarang saatnya busi meletikkan api dan… dhuwar… piston
tertekan ke bawah lagi sekaligus melakukan usaha, makanya ini disebut
langkah usaha.
Trus gerakan terakhir piston naik lagi, sisa2 pembakaran didorong keluar
melalui saluran buang, otomatis klep buang terbuka dan klep masuk
ditutup. Ini disebut langkah buang.
La trus silinder tu sbnrnya apaan? Silinder ya ruangan jalur naik
turunnya piston. Ruangan vakum di atas piston, (ketika piston sedang
turun) sering disebut ruang bakar. Ruang bakar juga merupakan bagian
dari silinder.
N. Stang seher begitu orang bengkel sering bilang. Ini gunanya
untuk,,,aduhh,,, :p
Buat meneruskan gerakan linier dari piston (naik turun) supaya bisa jadi
gerakan memutar di crankshaft (P).
O. Titik pertemuan antara stang seher dengan crankpin bagian dari
crankshaft atau kruk as.
P. Kruk as ini buat nerusin gerakan dari piston, kruk as itu panjang.
Disepanjang kruk as terpasang crankpin (hubungan dg stang seher) dan ada
juga flywheel atau roda gila, dia berfungsi mengisi daya ketika piston
sedang enggak melakukan langkah usaha. Berarti yang mengisi daya ketika
langkah hisap,buang maupun kompresi adalah si flywheel ini.
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu



















