Jumat, 22 Januari 2016

Mico Andraes XII TKR b

Mobil adalah kendaraan darat yang digerakkan oleh tenaga mesin, beroda empat atau lebih (selalu genap), biasanya menggunakan bahan bakar minyak (bensin atau solar) untuk menghidupkan mesinnya. Mobil kependekan dari otomobil yang berasal dari bahasa Yunani 'autos' (sendiri) dan Latin 'movére' (bergerak).

Pada postingan kali  ini saya akan membahas komponen-komponen dasar mesin khuusnya pada kendaraan  mobil,


 KONSTRUKSI MESIN
Konstruksi mesin mobil secara garis besar dibagi dalam dua bagian utama, yaitu :
  1. Komponen yang tidak dapat bergerak. Seperti :
a.       Kepala silinder (Cylinder head)
b.       Blok silinder (Cylinder block)
c.        Bak oli (Carter)
  1. Komponen yang dapat bergerak, seperti :
a.       Torak /seher (Piston) dan kelengkapanya
b.       Poros engkol (crank shaft)
c.        Poros bubungan (cam shaft)
d.       Mekanisme katup (valve mecanisme)
e.       Gigi timing (Timing gear)
f.         Roda penerus (Fly wheel
KONSTRUKSI MESIN
 
                 
A.  Konstruksi Kepala silinder
 Nama-nama komponen :
1.       Cylinder head cover
2.       Gasket
3.       Camshaft sprocket
4.       Camshaft
5.       Seal
6.       Cylinder head
7.       Spark plug
8.       Collets
9.       Retainer
10.    Valve spring
11.    Spring seat
12.    Valve seal
13.    Exhaust valve
14.    Intake valve
15.    Coolant outlet
16.    Camshaft bearing
17.    Rocker assembly
 Nama-nama komponen :
 
1.       Intake valve
2.       Valve spring retainer lock
3.       Oil seal
4.       Spark plug
5.       Adjusting shim
6.       Valve lifter
7.       Valve spring
8.       Valve guide
9.       Intake manifold
10.    Exhaust manifold
11.    Combustion chamber
12.    Gasket
13.    Water jacket
14.    Exhaust valve
 Nama-nama  komponen
1.     Rocker arm
2.     Valve spring
3.     Valve
4.     Push rod
5.     Valve lifter
6.     Camshaft
   


 B.  Konstruksi Blok Mesin

 
Nama-nama komponen
1.       Ring piston
2.       Piston & piston pin
3.       Engine block
4.       Camshaft
5.       Camshaft gear / camshaft sprocket
6.       Timing chain
7.       Camshaft bushing
8.       Crankshaft
9.       Crankshaft gear
10.    Main bearing
11.    Connecting rod bearing
12.    1st Main bearing cap
 C.  Piston dan kelengkapanya 
13.    Connecting rod cap
14.    Nut


15.    Main bearing cap
16.    5th main bearing cap
17.    Thrust washer / thrust bearing
18.    Pilot bearing
19.    Cooling driened plug
20.    Cooling driened plug
21.    Main bearing
22.    Bolt
23.    Connecting rod
24.    Lock pin

Nama-nama komponen
1.       Piston ring
2.       Piston
3.       Small end
4.       Piston pin
5.       Connecting rod
6.       Connecting rod bearing
7.       Connecting rod journal
8.       Connecting rod cap
D. Poros Engkol (crankshaft)
 
 Fungsi Komponen-komponen Mesin
1.       Blok Silinder (Cylinder Block)
Fungsi  :  Sebagai tempat  untuk menghasilkan energi panas dari proses pembakaran
2.       Torak (Piston)
Fungsi  :       memindahkan tenaga yang diperoleh dari pembakaran ke poros engkol (crank shaft) melalui batang piston (connecting rod)
               3.       Cincin Torak (Ring Piston)
Fungsi  :     - Mencegah kebocoran gas saat langkah kompressi dan usaha
- Mencegah oli masuk keruang bakar
- Memindahkan panas dari piston ke dinding silinder
4.       Batang Torak (Connecting Rod)
Fungsi  :    Menerima tenaga dari piston yang diperoleh dari pembakaran dan meneruskannya ke poros engkol (crank shaft)
5.       Poros Engkol (Crankshaft)
Fungsi :   Merubah gerak turun naik piston menjadi gerak putar yang akhirnya menggerakkan roda-roda
6.       Bantalan (Bearing)
Fungsi : Mencegah keausan dan mengurangi gesekan pada poros engkol (crank shaft)
              7.       Roda Penerus (Flywheel)
            Fungsi  : Menyimpan tenaga putar (inertia) yang dihasilkan pada langkah usaha, agar poros engkol (crank shaft) tetap berputar terus pada langkah lain nya
              8.       Katup (Valve)
              Fungsi  :   Membuka dan menutup saluran masuk dan saluran buang
              9.       Pegas Katup  (Valve Spring)
                 Fungsi  :   Mengembalikan katup pada kedudukan/posisi semula
            10.     Tuas Katup (Rocker arm)
              Fungsi :   Menekan katup-katup sehingga dapat membuka
            11.     Batang penumbuk (Push rod)
             Fungsi  :   Meneruskan gerak lifter ke rocker arm
            12.     Penumbuk katup (Valve Lifter)
             Fungsi  :   Memindahkan gerak cam shaft ke rocker arm melalui push rod
            13.    Poros Bubungan (Camshaft)
            Fungsi  :   Membuka dan menutup katup sesuai timming yang ditentukan
            14.    Karter (Oil Pan)
            Fungsi  :   Menampung oli untuk pelumasan
            15.    Piston Pin
            Fungsi  : Menghubungkan piston dengan connecting rod melalui lubang bushing
            16.    Bantalan Luncur Aksial (Thrust Washer)
            Fungsi  : Menahan poros engkol (crank shaft) agar tidak bergerak maju-mundur
            17.    Timing Chain / Timing Belt
            Fungsi  :  Menghubungkan gerakan putar poros engkol (crank shaft) ke poros cam shaft
            18.    Kepala Silinder (Cylinder Head)
            Fungsi  : Menempatkan mekanisme katup, ruang bakar dan juga sebagai tutup silinder
            19.    Dudukan Katup (Valve Seat).
            Fungsi  :   Merapatkan (mencegah kebocoran) pada saat katup menutup

ISTILAH-ISTILAH OTOMOTIF

1.   Compression Ratio                      :                                Jumlah volume ruang bakar dan volume silinder dibagi dengan volume ruang bakar
2.   Top Dead Center (TDC) / TMA   :                              Posisi paling atas piston ketika bergerak naik             
3.   Combustion Chamber                 :                                Ruang bakar
4.   Bore                                                                       :         Diameter silinder
5.   Displacement                               :                                 Volume total silinder
6.   Bottom Dead Center (BDC)      :                                 Posisi paling bawah piston ketika bergerak turun
7.   In Line engine                           :                                    Silinder disusun dalam satu garis
8.   V type Engine                                  :                             Silinder disusun dalam dua garis yang membentuk sudut “V”

9.   Boxer type engine                           :              Silinder disusun dalam dua garis mendatar yang berlawanan arah
10.  OHV   :    Over head Valve
11.  OHC   :    Over head Cam shaft
                12. SOHC   :    Single over head Cam shaft
                13.  DOHC   :    Doble over head Cam shaft
                14.  Vanos    :    Variabel Nokkenwelle steurung
                15.  Four Valve Technologi   :     Mekanisme katup menggunakan multi valve (4 valve)
          16.  Four Wheel Drive (4WD)       :           Kendaraan yang ke empat rodanya dapat digunakan sebagai tenaga penggerak


  1. API  (American Petroleum- Institute)              : Standard yang menentukan kwalitas oli                                                                       
  2. SAE (Society of Automotive-- Engineers)      :  Angka indek yang menunjukan keken talan oli
  3. CBU       : Completely Built Up
  4. CKD       : Completely Knock Down 
  5. CO          : Carbon Monoksida
  6. l               : Lambda
  7. HC          : Hidro Carbon
  8. DOT       : Departement of transportation
  9. Four Wheel Steering (4WS)                : sistem kemudi yang ke-4 rodanya dapat berbelok.
  10. Angka Octane      : Angka yang menunjukan kemampuan bertahan bahan bakar bensin terhadap Knocking
  11. Knocking               : Waktu pembakaran tertunda yang panjang,  dan tekanan kompresi tinggi sekali yang mengakibatkan putaran mesin kasar
  12. Angka Cetane      :   Angka yang mengontrol bahan bakar solar dalam kemampuan pencegah terjadinya knocking
  13. RHD       : Right Hand Drive, kemudi terletak di sebelah kanan.
  14. RON       : Research Octane Number, cara untuk mengetahui angka oktan.
Demikianlah secara garis besar komponen-komponen mesin mobil, semoga dapat bermanfaat.

Mesin kendaraan bermotor secara garis besar dapat diklasifikasikan menjadi dua macam (memang sekarang ada mesin pake motor listrik tapi belum akan dibahas disini). Yaitu mesin 4 tak atau disebut 4 langkah atau 4 stroke dan mesin 2 tak atau mesin 2 langkah atau mesin 2 stroke. Yang akan dibahas disini cuman mesin2 berbahan bakar minyak alias BBM mohon maklum. Nah sebelum belajar cara kerjanya, alangkah baiknya kalo mengenal dulu bagian2 mesin (alon2 waton kelakon). Kiye tiliki bae gambare: Gambar 1. Penampang mesin tegak 4 tak SOHC Itu gambar berdasarkan istilah orang2 bule, nek diterjemahin ke bahasa Indonesa, lain lagi, tar di masing2 daerah bisa lain lagi namanya. Ini istilah umum di Indonesia aja, sekalian fungsinya: A. Katup atau klep masuk/hisap. Itu ada per dan pelatuknya (rocker arm). Buat ngatur buka tutupnya saluran hisap (C). Pelatuk bwt menekan katup supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal. B. Penutup klep ya bisa juga disebut engine cover atau penutup mesin biar rapi lah. C. Saluran hisap. Ini saluran untuk memasukkan campuran udara dan bahan bakar. Waktunya diatur oleh klep masukan pada butir A. (KAYA UUD AJA) D. Blok silinder ya blok silinder. E. Pendingin silinder, bisa cairan (radiator) atau kisi2 (sirip2). Asalkan Anda tau, mesin itu suangat puwanas karena di dalamnya memang dilakukan pembakaran BBM untuk menghasilkan daya, semakin panas, efisiensi mesin akan turun dan membuat komponen mesin melar, jadi nggak presisi dan nek overheat jg bs merusak mesin. So wajib dikasih pendingin dah tuh mesin. F. Blok mesin ya blok mesin. G. Wadah oli. Jadi klo kita nuang oli dari lubang masukan oli mesin, ditampungnya di sini. H. Genangan oli. Genangannya tergantung seberapa banyak kita nuang oli ke mesin bisa 800mL , 1L, 4L dLL I. As/poros kam atau noken as kata orang2 bengkel. Ini buat ngatur timming si klep masuk(A) dan klep buang(J), kapan mereka harus membuka atau menutub. Pada mesin ada dua macem camshaft, yaitu: SOHC (single overhead camshaft) jadi camshaft cuman atu aja di dalem mesin dan tongolannya (dalam 1 silinder, rocker arm yang terpasang di camshaft ada dua, buat melatuk klep masuk dan buang) SOHC kaya terlihat di gambar 1. DOHC (dual apa dobel,lupa overhead camshaft) nah ini berarti ada dua batang camshaft di dalem mesin (masing2 camshaft cuman mengurusi 1 klep aja, klep masuk atau buang, jadi tongolan (dalam 1 silinder , rocker arm nya tetep dua, tapi satu nempel di camshaft yang ngurusin klep masuk, satu lagi nempel di camshaft yang ngurusin klep buang). Contoh mesin DOHC di gambar no 2 di bawah ntar. Ni ada animasi camshaft yang sedang berputar menggerakkan rocker arm dan rocker arm tersebut memicu katup in dan out supaya membuka dan menutup. J. Katup atau klep buang atau keluar. Itu ada per dan pelatuknya (rocker arm) juga. Buat ngatur buka tutupnya saluran buang (L). Pelatuk bwt menekan katup supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal. K. Busi, buat memercikkan atau menghasilkan api supaya campuran udara dan BBM terbakar, meledak dan mendorong piston untuk melakukan langkah usaha. L. Saluran buang. Ini saluran untuk “NGELUARIN” (knapa harus tanda kutip?):p hasil pembakaran campuran udara dan bahan bakar tadi. Waktunya diatur oleh klep keluaran pada butir J. (KAYA UUD LAGI) M. Piston atau orang nyebut seher, seker torak semua sama, padha bae sami mawon. Fungsinya untuk… mmmmm… aduhhh… apa yaa… keringat dingin… dag,, dig,, dug,, DHUWAR!!! YaK benul! Fungsinya ya untuk membuat gerakan naik turun (hush jgn ngeres!). Nek turun membuat silinder vakum, jadi campuran udara dan BBM masuk ke silinder lewat saluran hisap (tentu disertai pembukaan klep masuk dan si klep buang ditutup. Ini disebut langkah hisap. Trus piston naik lagi menekan campuran udara dan BBM tadi, tekanannya jadi sangat tinggi dan sangat mudah terbakar… Ini disebut langkah kompresi, kedua klep kondisinya menutup kedua saluran. Trus saatnya pembakaran, kedua klep kondisinya masih menutup kedua saluran. Dan sekarang saatnya busi meletikkan api dan… dhuwar… piston tertekan ke bawah lagi sekaligus melakukan usaha, makanya ini disebut langkah usaha. Trus gerakan terakhir piston naik lagi, sisa2 pembakaran didorong keluar melalui saluran buang, otomatis klep buang terbuka dan klep masuk ditutup. Ini disebut langkah buang. La trus silinder tu sbnrnya apaan? Silinder ya ruangan jalur naik turunnya piston. Ruangan vakum di atas piston, (ketika piston sedang turun) sering disebut ruang bakar. Ruang bakar juga merupakan bagian dari silinder. N. Stang seher begitu orang bengkel sering bilang. Ini gunanya untuk,,,aduhh,,, :p Buat meneruskan gerakan linier dari piston (naik turun) supaya bisa jadi gerakan memutar di crankshaft (P). O. Titik pertemuan antara stang seher dengan crankpin bagian dari crankshaft atau kruk as. P. Kruk as ini buat nerusin gerakan dari piston, kruk as itu panjang. Disepanjang kruk as terpasang crankpin (hubungan dg stang seher) dan ada juga flywheel atau roda gila, dia berfungsi mengisi daya ketika piston sedang enggak melakukan langkah usaha. Berarti yang mengisi daya ketika langkah hisap,buang maupun kompresi adalah si flywheel ini.

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Mesin kendaraan bermotor secara garis besar dapat diklasifikasikan menjadi dua macam (memang sekarang ada mesin pake motor listrik tapi belum akan dibahas disini). Yaitu mesin 4 tak atau disebut 4 langkah atau 4 stroke dan mesin 2 tak atau mesin 2 langkah atau mesin 2 stroke. Yang akan dibahas disini cuman mesin2 berbahan bakar minyak alias BBM mohon maklum. Nah sebelum belajar cara kerjanya, alangkah baiknya kalo mengenal dulu bagian2 mesin (alon2 waton kelakon). Kiye tiliki bae gambare: Gambar 1. Penampang mesin tegak 4 tak SOHC Itu gambar berdasarkan istilah orang2 bule, nek diterjemahin ke bahasa Indonesa, lain lagi, tar di masing2 daerah bisa lain lagi namanya. Ini istilah umum di Indonesia aja, sekalian fungsinya: A. Katup atau klep masuk/hisap. Itu ada per dan pelatuknya (rocker arm). Buat ngatur buka tutupnya saluran hisap (C). Pelatuk bwt menekan katup supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal. B. Penutup klep ya bisa juga disebut engine cover atau penutup mesin biar rapi lah. C. Saluran hisap. Ini saluran untuk memasukkan campuran udara dan bahan bakar. Waktunya diatur oleh klep masukan pada butir A. (KAYA UUD AJA) D. Blok silinder ya blok silinder. E. Pendingin silinder, bisa cairan (radiator) atau kisi2 (sirip2). Asalkan Anda tau, mesin itu suangat puwanas karena di dalamnya memang dilakukan pembakaran BBM untuk menghasilkan daya, semakin panas, efisiensi mesin akan turun dan membuat komponen mesin melar, jadi nggak presisi dan nek overheat jg bs merusak mesin. So wajib dikasih pendingin dah tuh mesin. F. Blok mesin ya blok mesin. G. Wadah oli. Jadi klo kita nuang oli dari lubang masukan oli mesin, ditampungnya di sini. H. Genangan oli. Genangannya tergantung seberapa banyak kita nuang oli ke mesin bisa 800mL , 1L, 4L dLL I. As/poros kam atau noken as kata orang2 bengkel. Ini buat ngatur timming si klep masuk(A) dan klep buang(J), kapan mereka harus membuka atau menutub. Pada mesin ada dua macem camshaft, yaitu: SOHC (single overhead camshaft) jadi camshaft cuman atu aja di dalem mesin dan tongolannya (dalam 1 silinder, rocker arm yang terpasang di camshaft ada dua, buat melatuk klep masuk dan buang) SOHC kaya terlihat di gambar 1. DOHC (dual apa dobel,lupa overhead camshaft) nah ini berarti ada dua batang camshaft di dalem mesin (masing2 camshaft cuman mengurusi 1 klep aja, klep masuk atau buang, jadi tongolan (dalam 1 silinder , rocker arm nya tetep dua, tapi satu nempel di camshaft yang ngurusin klep masuk, satu lagi nempel di camshaft yang ngurusin klep buang). Contoh mesin DOHC di gambar no 2 di bawah ntar. Ni ada animasi camshaft yang sedang berputar menggerakkan rocker arm dan rocker arm tersebut memicu katup in dan out supaya membuka dan menutup. J. Katup atau klep buang atau keluar. Itu ada per dan pelatuknya (rocker arm) juga. Buat ngatur buka tutupnya saluran buang (L). Pelatuk bwt menekan katup supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal. K. Busi, buat memercikkan atau menghasilkan api supaya campuran udara dan BBM terbakar, meledak dan mendorong piston untuk melakukan langkah usaha. L. Saluran buang. Ini saluran untuk “NGELUARIN” (knapa harus tanda kutip?):p hasil pembakaran campuran udara dan bahan bakar tadi. Waktunya diatur oleh klep keluaran pada butir J. (KAYA UUD LAGI) M. Piston atau orang nyebut seher, seker torak semua sama, padha bae sami mawon. Fungsinya untuk… mmmmm… aduhhh… apa yaa… keringat dingin… dag,, dig,, dug,, DHUWAR!!! YaK benul! Fungsinya ya untuk membuat gerakan naik turun (hush jgn ngeres!). Nek turun membuat silinder vakum, jadi campuran udara dan BBM masuk ke silinder lewat saluran hisap (tentu disertai pembukaan klep masuk dan si klep buang ditutup. Ini disebut langkah hisap. Trus piston naik lagi menekan campuran udara dan BBM tadi, tekanannya jadi sangat tinggi dan sangat mudah terbakar… Ini disebut langkah kompresi, kedua klep kondisinya menutup kedua saluran. Trus saatnya pembakaran, kedua klep kondisinya masih menutup kedua saluran. Dan sekarang saatnya busi meletikkan api dan… dhuwar… piston tertekan ke bawah lagi sekaligus melakukan usaha, makanya ini disebut langkah usaha. Trus gerakan terakhir piston naik lagi, sisa2 pembakaran didorong keluar melalui saluran buang, otomatis klep buang terbuka dan klep masuk ditutup. Ini disebut langkah buang. La trus silinder tu sbnrnya apaan? Silinder ya ruangan jalur naik turunnya piston. Ruangan vakum di atas piston, (ketika piston sedang turun) sering disebut ruang bakar. Ruang bakar juga merupakan bagian dari silinder. N. Stang seher begitu orang bengkel sering bilang. Ini gunanya untuk,,,aduhh,,, :p Buat meneruskan gerakan linier dari piston (naik turun) supaya bisa jadi gerakan memutar di crankshaft (P). O. Titik pertemuan antara stang seher dengan crankpin bagian dari crankshaft atau kruk as. P. Kruk as ini buat nerusin gerakan dari piston, kruk as itu panjang. Disepanjang kruk as terpasang crankpin (hubungan dg stang seher) dan ada juga flywheel atau roda gila, dia berfungsi mengisi daya ketika piston sedang enggak melakukan langkah usaha. Berarti yang mengisi daya ketika langkah hisap,buang maupun kompresi adalah si flywheel ini.

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Mesin kendaraan bermotor secara garis besar dapat diklasifikasikan menjadi dua macam (memang sekarang ada mesin pake motor listrik tapi belum akan dibahas disini). Yaitu mesin 4 tak atau disebut 4 langkah atau 4 stroke dan mesin 2 tak atau mesin 2 langkah atau mesin 2 stroke. Yang akan dibahas disini cuman mesin2 berbahan bakar minyak alias BBM mohon maklum. Nah sebelum belajar cara kerjanya, alangkah baiknya kalo mengenal dulu bagian2 mesin (alon2 waton kelakon). Kiye tiliki bae gambare: Gambar 1. Penampang mesin tegak 4 tak SOHC Itu gambar berdasarkan istilah orang2 bule, nek diterjemahin ke bahasa Indonesa, lain lagi, tar di masing2 daerah bisa lain lagi namanya. Ini istilah umum di Indonesia aja, sekalian fungsinya: A. Katup atau klep masuk/hisap. Itu ada per dan pelatuknya (rocker arm). Buat ngatur buka tutupnya saluran hisap (C). Pelatuk bwt menekan katup supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal. B. Penutup klep ya bisa juga disebut engine cover atau penutup mesin biar rapi lah. C. Saluran hisap. Ini saluran untuk memasukkan campuran udara dan bahan bakar. Waktunya diatur oleh klep masukan pada butir A. (KAYA UUD AJA) D. Blok silinder ya blok silinder. E. Pendingin silinder, bisa cairan (radiator) atau kisi2 (sirip2). Asalkan Anda tau, mesin itu suangat puwanas karena di dalamnya memang dilakukan pembakaran BBM untuk menghasilkan daya, semakin panas, efisiensi mesin akan turun dan membuat komponen mesin melar, jadi nggak presisi dan nek overheat jg bs merusak mesin. So wajib dikasih pendingin dah tuh mesin. F. Blok mesin ya blok mesin. G. Wadah oli. Jadi klo kita nuang oli dari lubang masukan oli mesin, ditampungnya di sini. H. Genangan oli. Genangannya tergantung seberapa banyak kita nuang oli ke mesin bisa 800mL , 1L, 4L dLL I. As/poros kam atau noken as kata orang2 bengkel. Ini buat ngatur timming si klep masuk(A) dan klep buang(J), kapan mereka harus membuka atau menutub. Pada mesin ada dua macem camshaft, yaitu: SOHC (single overhead camshaft) jadi camshaft cuman atu aja di dalem mesin dan tongolannya (dalam 1 silinder, rocker arm yang terpasang di camshaft ada dua, buat melatuk klep masuk dan buang) SOHC kaya terlihat di gambar 1. DOHC (dual apa dobel,lupa overhead camshaft) nah ini berarti ada dua batang camshaft di dalem mesin (masing2 camshaft cuman mengurusi 1 klep aja, klep masuk atau buang, jadi tongolan (dalam 1 silinder , rocker arm nya tetep dua, tapi satu nempel di camshaft yang ngurusin klep masuk, satu lagi nempel di camshaft yang ngurusin klep buang). Contoh mesin DOHC di gambar no 2 di bawah ntar. Ni ada animasi camshaft yang sedang berputar menggerakkan rocker arm dan rocker arm tersebut memicu katup in dan out supaya membuka dan menutup. J. Katup atau klep buang atau keluar. Itu ada per dan pelatuknya (rocker arm) juga. Buat ngatur buka tutupnya saluran buang (L). Pelatuk bwt menekan katup supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal. K. Busi, buat memercikkan atau menghasilkan api supaya campuran udara dan BBM terbakar, meledak dan mendorong piston untuk melakukan langkah usaha. L. Saluran buang. Ini saluran untuk “NGELUARIN” (knapa harus tanda kutip?):p hasil pembakaran campuran udara dan bahan bakar tadi. Waktunya diatur oleh klep keluaran pada butir J. (KAYA UUD LAGI) M. Piston atau orang nyebut seher, seker torak semua sama, padha bae sami mawon. Fungsinya untuk… mmmmm… aduhhh… apa yaa… keringat dingin… dag,, dig,, dug,, DHUWAR!!! YaK benul! Fungsinya ya untuk membuat gerakan naik turun (hush jgn ngeres!). Nek turun membuat silinder vakum, jadi campuran udara dan BBM masuk ke silinder lewat saluran hisap (tentu disertai pembukaan klep masuk dan si klep buang ditutup. Ini disebut langkah hisap. Trus piston naik lagi menekan campuran udara dan BBM tadi, tekanannya jadi sangat tinggi dan sangat mudah terbakar… Ini disebut langkah kompresi, kedua klep kondisinya menutup kedua saluran. Trus saatnya pembakaran, kedua klep kondisinya masih menutup kedua saluran. Dan sekarang saatnya busi meletikkan api dan… dhuwar… piston tertekan ke bawah lagi sekaligus melakukan usaha, makanya ini disebut langkah usaha. Trus gerakan terakhir piston naik lagi, sisa2 pembakaran didorong keluar melalui saluran buang, otomatis klep buang terbuka dan klep masuk ditutup. Ini disebut langkah buang. La trus silinder tu sbnrnya apaan? Silinder ya ruangan jalur naik turunnya piston. Ruangan vakum di atas piston, (ketika piston sedang turun) sering disebut ruang bakar. Ruang bakar juga merupakan bagian dari silinder. N. Stang seher begitu orang bengkel sering bilang. Ini gunanya untuk,,,aduhh,,, :p Buat meneruskan gerakan linier dari piston (naik turun) supaya bisa jadi gerakan memutar di crankshaft (P). O. Titik pertemuan antara stang seher dengan crankpin bagian dari crankshaft atau kruk as. P. Kruk as ini buat nerusin gerakan dari piston, kruk as itu panjang. Disepanjang kruk as terpasang crankpin (hubungan dg stang seher) dan ada juga flywheel atau roda gila, dia berfungsi mengisi daya ketika piston sedang enggak melakukan langkah usaha. Berarti yang mengisi daya ketika langkah hisap,buang maupun kompresi adalah si flywheel ini.

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu